Rabu, 28 Mei 2014

MAKALAH MANAJEMEN INDUSTRI

BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar belakang
Manajemen industry, atau biasa disebut Manajemen Operasi, berkaitan dengan berbagai kegiatan produksi barang dan jasa. Produk yang dihasilkan, baik berupa barang maupun jasa, merupakan hasil yang diperoleh di bawah pengawasan manajer pabrik. Contoh dari manajer operasi industry adalah manajer pabrik. Selain manajer pabrik, seperti manajer produksi, manajer logistic, manajer mutu, dan supervisor, juga termasuk manajer operasi dimana mereka secara bersama-sama bertanggung jawab untuk menghasilkan produk pada kegiatan manufaktur.
Manajer operasi industri tidak hanya bekerja pada industri manufaktur saja, tetapi banyak yang bekerja pada industri jasa. Secara sekilas terlihat bahwa operasi pada perusahaan jasa mempunyai kesamaan dengan operasi pada perusahaan manufaktur, yang mana keduanya dipandang sebagai operasi transformasi. Baik industry jasa maupun manufaktur mentransformasikan berbagai yang input berupa bahan baku, energy, tenaga kerja,dan modal menjadi output yang berupa barang atau jasa. Pengelolaan proses transformasi yang efisien dan efektif adalah tugas manajer operasi. Untuk itu pada makalah ini akan membahas mengenai hal – hal yang berkaitan dengan manajemen industry baik dalam industry jasa ataupun manufaktur.
I.2 Tujuan
1. mengetahui pengertian manajemen industry
2. mengetahui ruang lingkup manajemen industri
3. mengetahui tentang pengelolaan industry jasa maupun industry manufaktur

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
II.1 Definisi Manajemen Industri
Manajemen industry, atau biasa disebut Manajemen Operasi, berkaitan dengan berbagai kegiatan produksi barang dan jasa. Selama beberapa decade, ketika bidang operasi lebih banyak berhubungan dengan manufaktur, Manajemen Operasi disebut Manajemen Produksi. Istilah tersebut kemudian diperluas menjadi Manajemen Produksi dan Operasi. Ketika terjadi pergeseran minat, dari bidang manufaktur menjadi bidang jasa, seperti yang terjadi di Amerika, maka bidang perasi tersebut diistilahkan sebagai Manajemen Operasi. Manajemen industry berusaha mempelajari manajemen kuantitatif yang terlibat, baik dalam pengelolaan industry jasa maupun manufaktur.
Dari penjelasan sebelumnya kita dapat mendefinisikan manajemen operasi sebagai kajian pengambilan keputusan dari suatu fungsi operasi. Adapun tanggung jawab dari manajer operasi adalah menghasilkan barang dan jasa sesuai fungsinya, mengambil keputusan mengenai suatu fungsi operasi, dan sistem transformasi yang digunakan.
Dari definisi tersebut, ada 3 hal yang mendapat perhatian, yaitu :
1.      Fungsi
Di dalam suatu organisasi, manajer operasi bertanggung jawab untuk mengelola departemen atau organisasi yang menghasilkan barang atau jasa yang menyangkut koordinasi dan pelaksanaan fungsi operasi. Selain itu, tanggung jawab manajer operasi juga menyangkut perancanaan strategis, penentuan kebijaksanaan, penganggaran, koordinasi dengan manajer – manajer lainnya.


2.      System
Gambaran system tidak hanya menjadi dasar dalam pendefinisian jasa dan manufaktur  sebagai system transformasi, tetapi juga menjadi dasar yang kuat untuk rancangan dan analisis operasi. Si`stem operasi juga memberikan wawasan untuk rancangan dan manajemen system yang produktif pada bidang fungsional di luar fungsi operasi.
3.      Keputusan
Pada akhirnya definisi di atas mengacu pada pengambilan keputusan sebagai elemen penting dari manajemen operasi. Karena semua manajer mengambil keputusan, maka sudah selayaknya mereka memusatkan perhatian pada pengambilan keputusan sebagai tema pokok operasi. Focus keputusan ini memberikan dasar untuk membagi operasi berdasarkan bentuk utama manajemen operasi, yaitu proses, kapasitas, sediaan, tenaga kerja, dan mutu.
Pokok bahasan manajemen sangat luas sehingga perlu adanya pembatasan agar fokus pada masalah yang akan dipelajari. Beberapa tokoh di bidang manajemen memberikan batasan - batasan dalam bidang manajemen, diantaranya adalah:
1.John D Millet
Menurut John D Millet, manajemen adalah suatu proses pengarahan dan pemberian fasilitas kerja kepada orang yang diorganisasikan dalam kelompok formal untuk mencapai tujuan. Inti manajemen berada pada proses pengarahan atau actuating dan leading terhadap sumber daya organisasi agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
2.James A.F. Stoner dan Charles Wankel
Berbeda dengan John, Stoner dan Wankel memberikan batasan manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan penggunaan seluruh sumber daya organisasi lainnya demi tercapai tujuan organisasi.

3.Paul Hersey dan Kenneth H. Blanchard
Paul dan Blanchard membatasi manajemen sebagai suatu usaha yang dilakukan dengan dan bersama individu atau kelompok untuk mencapai tujuan organisasi.

II.2 SEJARAH MANAJEMEN OPERASI INDUSTRI
Ada tujuh bidang/momen yang memberikan sumbangan besar dalam manajemen operasi, yaitu sebagai berikut :
a.       Revolusi industry
Revolusi ini berupa pengaplikasian tenaga mesin untuk mengantikan tenaga manusia. Hal ini dimulai sejak terciptanya mesin uap buatan James Watt (1764), dilanjutkan mesin berbahan bakar mesin dan listrik (1800) dengan konsep produksi massalnya, dan sampai pada era otomatisasi manufaktur dengan perhatian pada alam (green technologi) dan terjadi pergeseran ke industry jasa (1960).
b.      Spesialisasi tenaga kerja
Konsep spesialisasi kerja ini dikembangkan secara ilmiah pertama kalinya oleh Adam Smith (1776) di mana disimpulkan bahwa spesialisasi kerja dapat meningkatkan produktivitas dikarenakan tiga hal yaitu peningkatan keterampilan pekerja, terhindarnya kehilangan waktu karena pertukaran  pekerjaan antar-pekerja, dan adanya penambahan alat – alat dan mesin yang memudahkan pekerjaan. Berikutnya, Charles Babbage (1832) menyimpulkan bahwa spesialisasi kerja tidak hanya meningkatkan produktivitas saja, tetapi juga memungkinkan untuk tingkat upah berdasarkan keahlian khusus. Meskipun demikian, konsep spesialisasi tenaga kerja saat ini sedang dinilai kembali karena ternyata mengakibatkan beberapa efek nagatif, seperti munculnya kebosanan pada pekerja yang pada akhirnya menurunkan prestasi.
c.       Manajemen ilmiah
Manajemen ilmiah dapat digunakan untuk menentukan metode terbaik dalam melakukan kerja dengan cara mengamati metode kerja yang dilakukan saat ini, mengembangkan metode yang baru dengan melakukan analisis dan pengukuran kerja secara ilmiah, dan menerapkan metode terbaru dengan mendapatkan umpan balik yang diperoleh dari pekerja terhadap metode baru.
d.      Metode kuantitatif
Konsep ini menggunakan model matematis dalam menyelesaikan model – model keputusan dalam manajemen, seperti model jumlah pemesanan ekonomis (EOQ) untuk keputusan menentukan persediaan bahan, model pengendalian kualitas statistic dan berlanjut dengan model – model simulasi computer.
e.       Teori motivasi
Elton Mayo (1930) menyatakan bahwa motivasi kerja merupakan elemen terpenting dalam peningkatan produktivitas . teori motivasi ini mengarahkan kita pada penekanan aspek nonteknis dari rancangan kerja seperti pengayaan pekerjaan untuk memanusiawikan pekerjaan dan menghindarkan kebosanan.
f.       Standarisasi ukuran.
Konsep ini berangkat dari pemikiran akan pentingnya pembuatan ukuran yang standar untuk bagian – bagian dari produk.
g.      Komputerisasi
Computer telah digunkan secara luas untuk otomatisasi operasi jasa maupun manufaktur
Ketujuh bidang konsep di atas telah membantu meningkatkan efektivitas dari manajemen operasi modern hingga berkembang sedemikian canggih saat ini. Program – program yang dulu manual sekarang telah terkomputerisasi sehingga sangat mampu mempercepat pengambilan keputusan, penyelesaian operasi, serta pengendaliannya.



II.3 Fungsi Manajemen
Seperti telah dijelaskan pada ilustrasi di atas bahwa semua organiasi untuk dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuannya diperlukan manajemen yang baik. Jika organisasi bekerja tanpa manajemen yang baik tentu akan mengalami kesulitan dan hambatan yang berat dalam usaha mencapai tujuannya bahkan bisa berakibat fatal tidak dapat mencapai tujuan yang diiginkan.Manjemen diperlukan dalam organisasi untuk
· Mencapai tujuan
Tujuan organisasi akan tercapai dengan baik jika manajemen diterapkan dengan baik dengan meminimasi trial and erroratau coba-coba. Melalui ilmu dan seni, sumber daya yang ada dapat dioptimalkan demi tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien.
· Menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang bertentangan.
Kadang dalam suatu organisasi terdapat kepentingan, tujuan, sasaran dan kegiatan yang berbeda dari para anggota dan pengurusnya. Hal ini akan menimbulkan benturan yang sangat hebat. Dengan manajemen yang baik permasalahan ini dapat diseimbangkan sehingga prioritas tujuan bersama dapat diutamakan.
·  Mencapai efisiensi dan efektivitas.
Kinerja suatu organisasi merupakan ukuran baik tidaknya suatu organisasi, salah satu cara untuk mengukur kinerja suatu organisasi yaitu dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas kinerja


II. 4 JENIS KEPUTUSAN MANAJEMEN OPERASI
Ada tiga jenis keputusan yang dibuat pada organisasi manufaktur yaitu sebagai berikut :
1.      Keputusan – keputusan strategis, yaitu keputusan – keputusan yang mempunyai efek dalam jangka waktu lama dan menjadi landasan bagi keseluruhan arah organisasi.
2.      Keputusan – keputusan taksis, yaitu yang bersifat jangka menengah
3.      Keputusan – keputusan operasional, yaitu bersifat jangka pendek
Dalam melakukan keputusan – keputusan tersebut di atas dibutuhkan peran seorang manajer. Peran manajer adalah melakukan aktivitas – aktivitas POSLeC, yaitu Plan (perancanaan), Organizing (pengorganisasian), staffing (pengisian), Leading (kepemimpinan), dan Controling (pengawasan).
Manajemen pada semua tingkatan dalam organisasi akan melakukan minimal empat aktivitas (POSC), baik pada tingkat atas, menengah, maupun supervise. Meskipun keempat aktivitas tersebut dilakukan oleh semua tingkatan, tetapi terdapat beberapa perbedaan untuk masing – masing tingkat manajemen tersebut dalam intensitas aktivitasnya. Perbedaan intensitas tersebut ditunjukkan pada tabel berikut ini.

Tingkatan manajemen
Aktivitas
Perencanaan
pengorganisasian
Pengisian
pengendalian
Atas
Tinggi
Rendah
Rendah
Sedang
Menengah
Sedang
Tinggi
Sedang
Sedang
Bawah
Rendah
Rendah
Tinggi
Tinggi

Tugas utama dari manajer dalam melakukan aktivitas POSC ini adalah mengatur aktivitas dan mengatur orang. Mengatur aktivitas merupakan pekerjaan yang bersifat teknis, seperti mengontrol persediaan, mesin, peralatan, informasi dan sebagainya, sedangkan mengatur orang lain lebih merupakan seni. Mengatur orang merupakan hal yang terpenting dalam kegiatan manajemen.
Untuk memanajemen orang membutuhkan seorang manajer yang memiliki ketrampilan kepemimpinan, motivasi, komunikasi, pendelegasian, dan pendekatan (lobi). Dengan keterampilan – keterampuilan tersebut maka komponen – komponen dalam organisasi akan dapat termotivasi untuk berprestasi dan bekerja sama dengan meminimasi konflik interen.

















KESIMPULAN
Manajemen industry disebut juga manajemen operasi yang dapat diartikan sebagai kajian pengambilan keputusan dari suatu fungsi operasi. Adapun jenis keputusan yang diambil yaitu berupa keputusan – keputusan strategis, keputusan – keputusan taktis dan keputusan – keputusan operasional.














DAFTAR PUSTAKA
1.      Nasution, Arman Hakim. Manajemen Industri. 2006. ANDI OFFSET : Yokyakarta.


Rabu, 05 Maret 2014

LIRIK LAGU MANDAILING " AEK TU MIAK "

LIRIK LAGU MANDAILING
VOCAL : MASDANI NASUTION
AEK TU MIAK
Didokkon ma abang tu au
Holong dope roha mu diau
Muda manyosal abang dokkon ma
Suhuadoon dibagasan roha
          Sobar doau abang sannari
          Nada mardomu baya aek tu miak
          Lattas ma hita pikiri
          Ulang gabe mambaen marsak
*****
Reff 1 :
Dolok do marsitatapan
Rurai do na marsitopotan
Ima mambaen hita songonon
Marsarak baya di haposoan

Dolok do marsitatapan
Rurai do na marsitopotan
Ima mambaen hita songonon
Marsarak baya di haposoan

Reff 2 :
Lupaon ma abang sude nai
Nasalpuyui ulang ingot be
Janji tai ulang pasari-sari
Mambaen marsak diate -ate
Janji tai ulang pasari-sari
Mambaen marsak diate -ate
          ***
Didokkon ma abang tu au
Holong dope roha mu diau
Muda manyosal abang dokkon ma
Suhuadoon dibagasan roha
          Music *****
Reff 1 :
Dolok do marsitatapan
Rurai do na marsitopotan
Ima mambaen hita songonon
Marsarak baya di haposoan
Dolok do marsitatapan
Rurai do na marsitopotan
Ima mambaen hita songonon
Marsarak baya di haposoan
Dolok do marsitatapan
Rurai do na marsitopotan
Ima mambaen hita songonon
Marsarak baya di haposoan

Reff 2 :
Lupaon ma abang sude nai
Nasalpuyui ulang ingot be
Janji tai ulang pasari-sari
Mambaen marsak diate-ate
Janji tai ulang pasari-sari
Mambaen marsak diate-ate
***
          Didokkon ma abang tu au
Holong dope roha mu diau
Muda manyosal abang dokkon ma
Suhuadoon dibagasan roha
         


Minum Teh Juga Ada Aturannya

Teh adalah alah satu minuman favorit banyak orang. Maklum, minuman satu ini sangat mudah dijumpai. Hampir di setiap restoran atau rumah makan pasti menyediakan teh sebagai salah satu menu pilihan, baik disajikan dingin atau hangat. 

Dari sisi kesehatan, teh bermanfaat untuk mencegah kanker, pembentukan radikal bebas, penyumbatan pembuluh darah, stroke, jantung, dan hipertensi. Manfaat ini berasal dari dua komponen bioaktif yang tekandung dalam teh: katekin dan epigalokatekin. 

"Kedua senyawa tersebut merupakan senyawa yang dihasilkan secara alami dari tumbuhan dan berfungsi sebagai anti oksidan," ujar ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Nanang Prayitno, MPS saat saat diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

Namun, selain mengandung manfaat, ternyata di dalam teh juga mengandung zat-zat yang kurang baik bagi kesehatan. Zat yang kurang baik tersebut bernama asam fitat dan asam oksalat. 

Salah satu sifat dari asam fitat adalah dapat mengikat mineral (zat besi), sehingga membuat zat besi tidak bisa diserap secara maksimal oleh tubuh. “Kalau zat besi tidak bisa diserap akan mengakibatkan rendahnya hemoglobin atau anemia,” paparnya.

Sedangkan asam oksalat yang terkandung dalam teh dapat mengikat kalsium dalam tubuh, sehingga mengakibatkan kerapuhan tulang (osteoporosis). "Walaupun, efeknya tidak seheboh yang dibayangkan," ungkap Nanang.

Untuk meminimalisir dampak negatif dari mengonsumsi air teh, Nanang menyarankan, buatlah teh dalam kadar kepekatan yang tidak terlalu kental. Selain itu, hindari minum teh sesaat setelah makan. Sebab, minum teh setelah makan membuat protein yang belum sempat dicerna lambung menyatu dengan asam tanat yang terkandung dalam teh dan membentuk sedimen yang tidak mudah dicerna oleh tubuh. 

Akibatnya, proses serapan protein menjadi terganggu dan berpotensi menambah kalori dalam tubuh, sehingga mengakibatkan kegemukan. "Kurang lebih satu jam setelah makan barulah Anda bisa minum teh," terang Nanang.

Terakhir, kata Nanang, takaran gula pada teh harus diperhatikan. Sebaiknya, dalam satu gelas air teh cukup dengan satu sendok makan atau 10 gram. Sebab, jika teh yang dibuat terlalu manis dapat menimbulkan penyakit diabetes.

http://id.she.yahoo.com/minum-teh-juga-ada-aturannya-035705533.html

SESEORANG

Ya allah, izinkanlah aku bertemu dengannya sekali lagi walau hanya sebatas tatapan pun tak apa agar aku tak lupa dengan senyumnya…
Untuk seseorang yang tak kuketahui namanya di AS, Pasid City….
Ya allah, aku tahu engkau telah menyiapkan seorang pendamping hidup untukku,, hamba berharap yang engkau beri ialah seorang pilihan terbaikMu yang dapat menambah rasa cintaku padaMu. Ya allah,, berilah hambamu ini kekuatan untuk menjaga agar perasaan yang tak terkira adanya ini tetap masih dalam kontrolMu hingga perasaan kasih sayang dan cinta yang Engkau sisipkan ini tak ternodai oleh warna-warni  godaan syaitan yang indah.
Ya allah,, sungguh membekas  rasa yang Engkau titipkan ini sungguh tak terlupakan kisah yang Engkau tuliskan dalam skenario film kehidupanku ini hingga ku tak ingin membiarkan akhir kisah ini menjadi sad ending tetapi menjadi happy ending di dunia dan akhiratMu nanti.
Ya allah ,, hamba tak tahu apakah hambamu ini salah jika masih teringat-ingat dengan seorang pria ciptaanMu yang membuat aku bersemangat kembali  dalam keterpurukan masa lalu yang membuatku mati rasa. Entah mengapa dari senyumnya dan tatapannya membuatku merasa aku adalah seorang wanita yang sangat dia hargai. Ya allah semoga senyuman dan tatapannya bukanlah diiringi oleh bisikan syaiton yang jahanam melainkan dari jembatan jannahMu yang membawa kami dalam sunah rasulMu.
Ya allah,, tapi hambaMu  ini tidak tahu siapakah actor yang engkau pertemukan dalam episode yang  hanya satu minggu itu saja. Mengapa Engkau tak memperkenankan aku untuk berkenalan dengannya dan mengetahui namanya?. Mengapa kami harus bersikap seperti kami sudah kenal dekat sejak lama ? padahal 18 tahun hidupku baru kali itu aku melihat hambaMu itu. Singkat memang jadwal yang engkau berikan tapi tak akan sesingkat itu pula aku bisa melupakannya.  Tapi entah bagaimana dengan dia,, apakah dia merasakan juga seperti yang aku rasakan ini??. Ya allah sesungguhnya itu hanyalah engkau yang tahu karena engkau Maha tahu. Allahu akbar….
Ya allah ,, jika kami bukan jodoh yang engkau kehendaki tapi izinkanlah kami untuk bertemu lagi. Meskipun itu dengan waktu yang lebih singkat dari yang dulu tak apa ya allah.ya allah,, hambaMu ini ikhlas walaupun pertemuan yang akan engkau berikan itu hanya sedetik, sekilas pandangan tapi tetap dengan sebuah senyumannya yang dulu, yang kini hampir tak terbayang lagi olehku.ya allah kuberharap begitu,,  Karena ku tak ingin lupa dengan senyumannya… 
Permohonanku kepada Allah untuk seseorang yang ingin ku temui yang tak ku kenal tapi kuketahui yang hanya dikenali dan diketahui Allah SWT… 

By : A.N.Harahap